Posts

Sinopsis Legenda Batu Gantung Parapat Danau Toba

Pada jaman dahulu kala di sebuah desa kecil di tepi Danau Toba hiduplah sepasang suami-isteri dengan seorang anak perempuannya yang cantik jelita bernama Seruni. Selain cantik, Seruni juga tergolong sebagai anak yang rajin karena selalu membantu kedua orang tuanya ketika mereka sedang bekerja di ladang yang hasilnya digunakan untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari. Suatu hari, Seruni harus bekerja di ladang seorang diri karena kedua orang tuanya sedang ada keperluan di desa tetangga. Ia hanya ditemani oleh anjing peliharaannya yang diberi nama Si Toki. Sesampainya di ladang Seruni hanya duduk termenung sambil memandangi indahnya alam Danau Toba. Sementara anjingnya, Si Toki, ikut duduk disamping sambil menatap wajah majikannya yang tampak seperti sedang menghadapi suatu masalah. Sesekali sang anjing menggonggong untuk mengalihkan perhatian Seruni apabila ada sesuatu yang mencurigakan di sekitar ladang. Sebenarnya, beberapa hari terakhir Seruni selalu tampak murung. Hal ini d...

Majas

Majas  atau  gaya bahasa  adalah pemanfaatan kekayaan  bahasa , pemakaian ragam tertentu untuk memperoleh efek-efek tertentu yang membuat sebuah karya  sastra  semakin hidup, keseluruhan ciri bahasa sekelompok  penulis   sastra  dan cara khas dalam menyampaikan pikiran dan perasaan, baik secara lisan maupun tertulis. Majas digunakan dalam penulisan karya sastra, termasuk di dalamnya  puisi  dan  prosa . Umumnya puisi dapat mempergunakan lebih banyak majas dibandingkan dengan prosa. Majas perbandingan Alegori : Menyatakan dengan cara lain, melalui kiasan atau penggambaran. Contoh: Perjalanan hidup manusia seperti sungai yang mengalir menyusuri tebing-tebing, yang kadang-kadang sulit ditebak kedalamannya, yang rela menerima segala sampah, dan yang pada akhirnya berhenti ketika bertemu dengan laut. Alusio : Pemakaian ungkapan yang tidak diselesaikan karena sudah dikenal. Contoh: Sudah dua hari ia tidak terlihat batang...

Contoh Pantun Agama

Banyak bulan perkara bulan  Tidak semulia bulan puasa  Banyak tuhan perkara tuhan  Tidak semulia Tuhan Yang Esa Daun terap diatas dulang Anak udang mati dituba Dalam kitab ada terlarang Yang haram jangan dicoba Bunga kenanga diatas kubur  Pucuk sari pandan Jawa  Apa guna sombong dan takabur  Rusak hati badan binasa Anak ayam turun sepuluh Mati seekor tinggal sembilan Bangun pagi sembahyang subuh Minta ampun kepada Tuhan Asam kandis asam gelugur  Ketiga asam si riang-riang  Menangis mayat dipintu kubur  Teringat badan tidak sembahyang Sungguh indah pintu dipahat Burung puyuh di atas dahan Kalau hidup hendak selamat Taat selalu perintah Tuhan Halia ini tanam-tanaman Ke barat juga akan rebahnya Dunia ini pinjam-pinjaman Ke akhirat juga akan sudahnya Redup bulan nampak nak hujan Pasang pelita sampai berjelaga Hidup mati di tangan Tuhan Tiada siapa dapat menduga Belat...

Contoh Puisi Agama

TIADA LAGI Pada setiap tahun Detik dua dalam lima selalu ditunggu-tunggu Asa yang terkumpul menggunung  Mengharapkan sesuatu yang baik bakal terjadi Ucapan yang dikirim hilang ditiup angin Ditelan pekatnya gelap malam Kali ini peduli sudah tiada lagi Hari yang bermakna pada yang lain Tapi mungkin tidak lagi bagi aku Satu suara menerjah perlahan Terngiang-ngiang di cuping telinga Tangisan hiba yang takkan pernah aku lupa Mata ini tak mampu mengalirkan derita lagi Sekadar bergenang di gigi air Dan 'pabila tiba hari keenam dalam bulan yang sama  Hari yang tiada erti Tak ada siapa yang pernah menanti Tiga tahun telah pantas berlalu  Namun hanya diri ini  Yang selalu mengenang memori  Yang tak pernah luput dalam ingatan Mawar ungu bunga palsu Yang takkan layu dimamah waktu Menjadi simbol kepada 'abadi' Tapi mati bilamana cuma menyimpan sepi Kerana tiada yang kekal di dunia ini Untuk apa lagi puisi Bila prosa...